Cara Merawat Ayam Bangkok Siap Adu

Cara merawat ayam bangkok siap adu selalu menjadi perbincangan menarik di kalangan pecinta ayam. Begitu banyaknya tip dan trik sehingga membuat bingung. Namun semua tergantung sang pemilik, alangkah baiknya berbagai informasi diterima untuk menambah wawasan.

Mengenal ayam jago bangkok

cara merawat ayam bangko siap adu
flickr.com

Semua jenis ayam yang berkelamin jantan bisa dijadikan sebagai ayam aduan. Akan tetapi jenis ayam jago bangkok yang paling populer. Memiliki stamina super serta gaya petarung sadis menjadi daya tariknya.

Terdapat banyak pecinta ayam jago bangkok yang tergabung dalam komunitas. Bahkan dalam satu kota atau kabupaten terdapat lebih 10 komunitas.

Dengan banyaknya animo masyarakat terhadap ayam jago bangkok. Maka banyak pula kios pakan ayam tersebar di sudut lorong. Ini menjadi salah satu nilai plus bagi perekonomian di tengah – tengah masyarakat.

sejarah ayam jago bangkok

Ayam jenis ini sudah tidak asing di telinga masyarakat. Namun banyak yang belum tahu asal muasal ayam bangkok.

Dari namanya harusnya sudah tahu bahwa sebutan “bangkok” berarti salah satu ibu kota negara Thailand. Maka dari itu jelas bahwa ayam tersebut berasal dari negri Thailand.

Sudah sangat terkenal ayam yang berasal dari negara tersebut memiliki kualitas unggul. Selalu dijadikan sebagai ayam aduan karena memiliki karakter petarung sadis. Bahkan ayam bk memiliki sifat bertarung sampai mati.

Corak ayam jago bangkok

Para pecinta ayam banyak yang memilah milah jenisnya berdasarkan warna dan corak bulunya. Terdapat 7 sebutan yang sering dilontarkan penghoby ayam.

“Wiring” mempunyai warna dasar hitam yang memiliki campuran rawis pada lehernya.

“Wangkas” mempunyai warna dasar kuning emas sedikit merah disebut wangkas emas, bila warna merahnya pekat disebut wangkas geni.

“Brumbun” memiliki warna bulu putih biasanya disertai bintik hitam dan merah.

“Kelabu” dari namanya sudah bisa dipastikan bahwa dominan warna abu – abu pada bulunya.

“Hitam” seluruh bulunya dominan hitam bahkan bulunya terlihat gelap.

“Blirik” mempunyai warna dasar yang dominan namun terdapat bintik garis kecil warna kuning kehitaman.

“Putih” dari sebutannya jelas warna yang dominan adalah putih.

Cara merawat ayam bangkok siap adu

ayam bangkok juara

Bermacam cara merawat ayam bangkok siap adu ,bahkan setiap orang memiliki cara masing – masing. Namun sebagai garis besar hanya memerlukan 4 hal penting yang harus dipahami.

Hal penting apakah yang harus dipahami ? mari simak terus pemaparan om hoby dalam rawatan harian ayam bangkok.

  1. Pakan yang seimbang

    Arti pemberian pakan yang seimbang adalah pakan yang digunakan wajib sesuai takaran umur ayam. Jenis pakan yang digunakan untuk setiap usia ayam tentu berbeda – beda.

    Cara merawat ayam bangkok, pakan meruapakan hal utama yang terpenting dalam perawatan semua macam hewan ternak satu diantaranya ayam jenis bangkok. Pakan memiliki fungsi untuk sumber energi yang berpengaruh di perilaku, tingkah laku dan perform waktu laga di arena.

    Memberikan makan ayam bangkok yang bagus yaitu ukuran pakan disinkronkan dengan bobot tubuh sang ayam itu, umpama ayam dengan berat 2 – 3 kg karena itu pakan yang wajib diberi 150 – 250 g terhitung dalam tiap-tiap kamu memberikan makan disetiap porsi pemberian.

    Pakan ayam harus juga disinkronkan rata-rata tidak sama di antara ayam yang kecil dan ayam yang udah besar. Juga di ayam yang sama dewasa juga tidak sama bergantung fungsinya. Jika ingin buat pengaduan rata-rata ditambahkan pakan jagung yang utuh, kenapa harus utuh? Hal ini memiliki tujuan untuk latih paruh ayam biar kuat.

    Kecuali pakan, vitamin dan suplemen harus juga kita beri. Pemberian vitamin atau jamu ayam aduan sebaiknya dilakukan diwaktu malam hari lantaran ayam ada pada situasi tenang. Pada situasi tersebut ayam bisa gampang mengolah vitamin dan suplemen yang kedepannya akan merasuk secara maksimal ke badan sang ayam.

  2. Rutin memandikan ayam

    Untuk memperoleh performa yang memikat, ayam butuh dimandikan tiap pagi hari. Untuk orang yang masih pemula memandikan ayam kerap kali dilaksanakan dengan sembarangan. Walau sebenarnya hal itu dapat memengaruhi performnya saat bertanding.

    Saat yang bagus untuk memandikan ayam bk ialah sekitaran jam 07:30 pagi selama tidak sedang mendung apalagi kalau hujan. Langkah mandikan ayam bk yang betul adalah memakai air sumur yang jernih dan bebas kaporit. Tidak boleh memakai sabun, tidak boleh memakai air hangat karena air itu bisa menghancurkan jaringan perkembangan bulu-bulu pada ayam.

    Pegang dengan halus agar tenang, kemudian bilaslah kepalanya memakai busa yang telah dibasahi. Peras busa basah perlahan-lahan pada sisi leher sampai pangkal tengkuk.

    Sesudah disiram selanjutnya bersihkan sisi leher yang barusan sampai sisi ujung bawah menggunakan kain kering. Ini diperuntukkan agar kandungan bulu-bulu yang berada di leher tidak banyak terkandung air yang hendak menghancurkan kecantikan bulunya.

    Membersihkan wilayah sekitaran kloaka sampai betul-betul clear, karena wilayah itu ada beberapa kotoran. Bersihkan sisi sayap, ketiak dan kaki memakai handuk atau kain kering sampai bersih.

    Paling akhir membersihkan sisi dubur ayam. Bagian sisi punggung tidak boleh seringkali dibasahi. Karena bulu-bulu yang ada di punggung gampang kucel jika kerap dibasahi dengan air.

    Dan janganlah lupa handuk selalu dibikin bersih dan diperes saat membersihkan ayam, kenapa harus rajin diperes? Fungsinya agar kandungan air tidak banyak.

  3. Jemur ayam dibawah sinar matahari

    Masukan ayam pada kandang bundar dengan beralaskan, letakan kandang tersebut dibawah sinar matahari. Proses ini untuk penjemuran ayam, agar kering bulunya secara sempurna.

    Fungsi pemberian alas adalah agar tidak langsung bersentuhan dengan tanah ataupun pasir. Hal ini untuk menghindari supaya ayam tidak kotor sesudah dimandikan.

    Perlu diingat, bahwa menjeburkan ayam ke dalam bak berisi air, sangatlah tidak dianjurkan. Memang cara ini lebih praktis, namun efeknya tidak baik untuk ayam.

    Selain bulunya rusak akibat terendam air. Cara tersebut dapat menimbulkan traumatis pada ayam. Sehingga mental tarungnya down atau hilang.

  4. Pertarungan singkat untuk latihan

    Melatih mental adalah hal yang sangat penting. Karena sebagus – bagusnya ayam, kalau bermental lembek tidaklah berguna selain ketemu minyak goreng …he..he..

    Jadi dengan melatih ayam untuk berlaga, akan memperoleh hasil yang memuaskan. Tentunya dengan cara latihan yang benar. Para master biasanya melatih ayamnya ketika usiannya sudah mencapai antara 6 bulan atau 7 bulan.

    Di usia demikian, sudahlah bisa untuk dilatih bertanding. Pelatihan yang rutin merupakan cara melatih ayam bangkok pukul saraf yang dapat berakibat fatal bagi lawan. Tentunya dengan seumurannya, dan durasinya juga singkat, antara 3 menit sampai 5 menit.

    Apabila umur ayam bangkok anda masih dibawah 6 bulan, sebaiknya jangan dulu dilatih aduan. Akan lebih baik bila anda fokus dalam pertumbuhan anak ayam sobat.

    baca juga : cara merawat ayam aduan dari kecil

Penutup

Demikian pemaparan om hoby dalam cara merawat ayam bangkok agar siap adu. Dengan cara simpel, hanya 4 tahap, namun bila dilakukan secara teratur. Maka kedepannya akan sangatlah memberikan hasil yang terbaik.

Kiranya penyampaian om hoby, dapat menambah wawasan kita semua. Sehingga semakin maju dunia pecinta ayam.

 

1 thought on “Cara Merawat Ayam Bangkok Siap Adu”

Leave a Comment